Revisiting Criminal Policy: Between Prevention, Rehabilitation, and Restorative Justice
DOI:
https://doi.org/10.62872/fny0zh52Keywords:
criminal law policy, deterrence, rehabilitation, restorative justice, IndonesiaAbstract
Criminal justice policy in Indonesia continues to be dominated by the deterrence paradigm, which emphasizes the deterrent effect of severe punishment. This is evident in the increasing overcrowding of correctional institutions, which are operating at more than twice their normal capacity, and the high rate of recidivism. This study aims to review the direction of Indonesia's criminal justice policy by examining the interaction between three main paradigms, namely deterrence, rehabilitation, and restorative justice, in the context of national social and political change. Using a qualitative approach with a descriptive-analytical design based on socio-legal research, this study analyzes legal documents, official institutional data, and interviews with legal experts and practitioners from the period 2015–2024. The results of the study show that Indonesian criminal policy is still influenced by penal populism and political pressure, although there are indications of a shift towards a more humanistic paradigm through the application of restorative justice. However, this transition is still partial and faces institutional resistance and resource constraints in its implementation in the field. This study concludes that the success of criminal policy reform in Indonesia requires political balance in penal policy, namely a balance between political power, public interest, and human values in the formulation of criminal law. These findings are expected to serve as a conceptual basis for the renewal of a more just, effective, and sustainable criminal justice system.
Downloads
References
Adinda, D., Salam, A., Ramadhan, A., Narendra, A., Anasti, M., & Yanto, J. (2024). Politik hukum dalam pembaharuan hukum pidana di Indonesia. Wathan: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 1(1), 12–25. https://doi.org/10.71153/wathan.v1i1.16
Agrarini, L. S. P. (2025). Dinamika pidana mati dalam KUHP baru: Pembaharuan hukum pidana dan tantangan implementasi. Jurnal Ilmiah Advokasi, 13(2), 509–527. https://doi.org/10.36987/jiad.v13i2.7359
Arafat, M. (2025). Paradigma pemidanaan baru dalam KUHP 2023: Alternatif sanksi dan transformasi sistem peradilan pidana Indonesia. Jurnal Ilmu Hukum, 2(1), 33–46. https://doi.org/10.58540/jih.v2i1.1047
Arwijayah, N., Pawennei, M., & Hasyim, S. (2025). Penerapan restorative justice sebagai upaya penyelesaian tindak pidana penganiayaan pada Kejaksaan Negeri Mimika. Journal of Lex Philosophy (JLP), 6(1), 68–83.
Failin, F. (2023). Rekonstruksi regulasi perlindungan hukum bagi narapidana residivis perempuan dalam pembinaan di lembaga pemasyarakatan berbasis nilai keadilan (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung).
Hersyanda, M. D., Lubis, I. S., Ikhwan, N., Septriani, D., & Haqqi, M. (2024). Efektivitas sanksi pidana terhadap pengulangan kejahatan (residivisme) di Indonesia. JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin, 1(3), 253–265. https://doi.org/10.71153/jimmi.v1i3.141
Imamia, A., Zehro, A. I., Sjarif, E. I., Rizkiyah, T., Jennah, R., & Rusdani, Z. (2025). Strategi dan kebijakan publik dalam dinamika politik Indonesia. Kramantara JS.
Kenedi, J. (2017). Buku kebijakan hukum pidana (penal policy) dalam sistem penegakan hukum di Indonesia. Pustaka Pelajar.
Kusuma, D. P. R. W. (2024). Ide dasar green victimology dalam kebijakan penal mengenai kriminalisasi, pertanggungjawaban pidana dan pemidanaan undang-undang bidang lingkungan hidup (Doctoral dissertation, Universitas Islam Indonesia).
Lubis, M. K. (2024). Formulasi penuntutan pelaku tindak pidana korupsi berbasis nilai keadilan (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung Semarang).
Merta, C. B. (2021). Konsep rehabilitasi sebagai implementasi keadilan restoratif tindak pidana narkotika. Jurnal Hukum Media Justitia Nusantara, 11(1), 150–176.
Muladi, S. H., Diah Sulistyani, R. S., & SH, C. (2021). Kompleksitas perkembangan tindak pidana dan kebijakan kriminal. Alumni.
Murtado, A. (2025). Urgensi rehabilitasi terhadap pemulihan anak sebagai korban tindak pidana kekerasan seksual (Studi Putusan Nomor 4/Pid. Sus-Anak/2024/PN. Pdl) (Doctoral dissertation, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa).
Nainggolan, R. H. (2025). Kajian kritis terhadap pidana kerja sosial mengurangi kelebihan kapasitas di lembaga pemasyarakatan di masa mendatang (Doctoral dissertation, Universitas Kristen Indonesia).
Nuryanto, N. T. (2024). Rekonstruksi regulasi penegakan hukum tindak pidana pengguna narkotika melalui pendekatan restorative justice berbasis nilai keadilan (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung).
Purwogandi, B. (2023). Rekonstruksi regulasi penegakan hukum dalam upaya penanggulangan tindak pidana perbankan yang berkeadilan (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung).
Rohman, F. (2023). Rekonstruksi konsep mekanisme restorative justice dalam sistem pemidanaan terpadu di Indonesia untuk mewujudkan kepastian hukum yang berbasis keadilan (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung).
Shodiq, M. (2025). Kebijakan hukum pidanas. Takaza Innovatix Labs.
Sihombing, L. A. (2024). Restorative justice, kejahatan, hukuman, dan peradilan pidana: Sebuah analisis kesejarahan, peluang dan tantangan. UNES Law Review, 6(3), 8902–8911. https://doi.org/10.31933/unesrev.v6i3.1777
Situmeang, S. M. T., & Meilan, K. (2025). Evolusi kejahatan dan pemidanaan: Tantangan dalam penegakan hukum dan penologi modern. Res Nullius Law Journal, 7(2), 87–97. https://doi.org/10.34010/rnlj.v7i2.15913
Sunardi, S. (2024). Esensi upaya polisi dalam menggeser paradigma pemidanaan pengguna narkotika (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung Semarang).
Wulandari, S. (2023, December). Reintegrasi sosial dalam sistem pemasyarakatan sebagai visi pemidanaan dalam hukum nasional. In Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) (Vol. 3, No. 2, pp. 26–36). https://doi.org/10.51903/semnastekmu.v3i2.223
Yuniyanto, W. L. (2024). Perspektif hukum progresif terhadap hukuman mati dalam pembaharuan hukum pidana di Indonesia (Master’s thesis, Universitas Islam Sultan Agung).
Zaidan, M. A., & Sh, M. (2021). Kebijakan kriminal. Sinar Grafika (Bumi Aksa
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Yusep Mulyana (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





