The Dispute Resolution Revolution: A Civil Law Analysis of Online Dispute Resolution (ODR) Mechanisms

Authors

  • Hendri Khuan Universitas Borobudur Author
  • Achmad Fitrian Universitas Jayabaya Author
  • Loso Judijanto IPOSS Jakarta Author
  • Herry M Polontoh Universitas Cendrawasih Papua Author

DOI:

https://doi.org/10.62872/rfr3fg70

Keywords:

Civil Law, Dispute Resolution Mechanisms, Online Dispute Resolution (ODR)

Abstract

The development of information technology and digitalization has encouraged the emergence of Online Dispute Resolution (ODR) as an alternative dispute resolution that is more efficient and adaptive to the dynamics of electronic transactions. ODR, supported by Law No. 11/2008 on Electronic Information and Transactions (ITE Law) and its amendments, offers a faster and more affordable solution than traditional mechanisms such as litigation or arbitration. However, the implementation of ODR in Indonesia still faces significant challenges, including the lack of clear regulations regarding the recognition and execution of judgments, as well as the protection of personal data. The ITE Law provides a legal foundation for electronic transactions, but further adjustments are needed to ensure ODR can be legally recognized and accounted for, especially in the context of cross-border disputes. In addition, aspects of transparency, accountability, and data security must be prioritized in the implementation of ODR. This research uses a normative juridical method to analyze the application of ODR in the Indonesian civil law system, assess the suitability of existing regulations, and identify challenges and opportunities faced. Comprehensive regulatory harmonization is needed to ensure ODR can function effectively, fairly, and safely for all parties, and become an integral part of a more modern and relevant Indonesian legal system in the digital era.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggreini, R. R. (2024). Tinjauan Mekanisme Penyelesaian Sengketa Bisnis Di Indonesia Melalui Arbitrase Online. Legal Civility, 1(1), 35-45.

Annan, A. (2024). Tinjauan Yuridis Perlindungan Data Pribadi Pada Sektor Kesehatan Berdasarkan Undang-Undang No. 27 Tahun 2022. Synergy: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(04), 247-254.

Ari, E. A., Widyawati, A. M. J., Legowo, M. I., Suningrat, N., & Purnomo, H. (2024). Perkembangan Hukum Perdata Dalam Penyelesaian Sengketa Perjanjian Online. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(11), 4085-4089.

Ari, E. A., Widyawati, A. M. J., Legowo, M. I., Suningrat, N., & Purnomo, H. (2024). Perkembangan Hukum Perdata Dalam Penyelesaian Sengketa Perjanjian Online. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(11), 4085-4089.

Fakhriah, E. L., & Afriana, A. (2023). Cross border of Jurisdiction between Arbitration and District Court in Business Dispute Settlement under the Indonesian Legal System. Fiat Justisia: Jurnal Ilmu Hukum, 17(3), 293-304.

Grasia Kurniati, S. H. (2016). Studi Perbandingan Penyelesaian Sengketa Bisnis dan Implementasinya Antara Lembaga Badan Arbitrase Nasional Indonesia dan Singapore International Arbitration Centre. Jurnal Ilmiah Hukum DE'JURE: Kajian Ilmiah Hukum, 1(2), 201-234.

Halim, S., Franciska, W., & Noor, Z. Z. (2024). Penegakan Hukum Bagi Perusahaan Yang Melakukan Transaksi Elektronik Melalui E-Commerce Sebagai Perlindungan Hukum Terhadap Pengguna. Sinergi: Jurnal Riset Ilmiah, 1(8), 599-609.

Indriyanie, D. (2024). Mekanisme Online Dispute Resolution Melalui Arbitrase dalam Penyelesaian Sengketa Konsumen di Sektor Jasa Keuangan. Syntax Idea, 6(10), 6548-6565.

Isnugraheny, R. F., Megawati, Z. E., & Susilawati, S. (2024). Optimalisasi Prinsip Kerahasiaan Data Nasabah dan Peranan Otoritas Jasa Keuangan Dalam Mencegah Kebocoran Informasi. Media Hukum Indonesia (Mhi), 2(4).

Komeni, W. H., & Widjajanti, E. (2024). Ketidaktepatan Penerapan Hukum Pidana Adat dalam Pasal 2 KUHP Baru: Prespektif Teori Kepastian Hukum. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(3), 1051-1059.

Monalisa, G. (2024). Integrasi Hukum Perdata Internasional dalam Kerangka Hukum Nasional Indonesia: Tantangan dan Implikasi. Palangka Law Review, 4(2), 62-71.

Mufrihah, W. M., & Najmudin, N. (2024). Transformasi Hukum Dagang Internasional Di Era Teknologi Blockchain Dan Cryptocurrency. IKRAITH-EKONOMIKA, 7(3), 382-396.

MUHAMAD SYAYUTI, M. S. Penyelesaian Sengketa Konstruksi Melalui Dewan Sengketa Dalam Perspektif Kepastian Hukum Di Indonesia. Universitas jambi.

Ningtyas, G. A. (2014). Penerapan Undang-undang Nomor 30 Tahun 1999 Tentang Arbitrase Dan Alternatif Penyelesaian Sengketa Terhadap Penyelesaian Sengketa Perdagangan Online (E-commerce) Melalui Arbitrase Online (Doctoral dissertation, Brawijaya University).

Nurhayati, Y. (2022). Perbandingan Konsep Pembatalan Putusan Arbitrase Di Beberapa Negara. Jurnal Ius Constituendum, 7(2), 335.

Rajab, A. (2018). Urgensi undang-undang nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik sebagai solusi guna membangun etika bagi pengguna media. Jurnal Legislasi Indonesia, 14(4), 463-471.

Ramadhani, O. D., Firdausy, F. A., Niravita, A., & Fikri, M. A. H. (2024). Tantangan Hukum Dalam Pendaftaran Tanah: Analisis Kelemahan Sistematis Dan Solusi Implementasi. Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, 7(10), 1-10.

Ritonga, H. N., Sembiring, R. B., Manurung, N., & Samzidane, M. H. (2024). Kewenangan Arbitrase Dalam Penyelesaian Sengketa Bisnis Di Indonesia. Jurnal Cendikia ISNU SU, 1(2), 97-105.

Rohaini, S. H., MH, P. D., SH, M., & Sepriyadi Adhnan, S. H. (2024). Masa Depan Arbitrase Indonesia: Efektivitas dan Kepastian Hukum. Uwais Inspirasi Indonesia.

Rule, C. (2020). Online dispute resolution and the future of justice. Annual Review of Law and Social Science, 16(1), 277-292.

Setiawati, D., Sholahudin, I., Nurfattah, H., Sari, N. A., & AP, S. D. (2023). Transformasi Teknologi dalam Hukum Dagang Internasional: Regulasi dan Penyelesaian Sengketa di Era Digital. Borobudur Law and Society Journal, 2(5), 220-231.

Simandjuntak, R., & Singkay, R. (2024). Inovasi dalam Penyelesaian Sengketa: Pendekatan Alternatif yang Mengedepankan Keadilan Kolaboratif. Jurnal Social Science, 12(2), 187-196.

Simanjuntak, A. H. (2023). Perlindungan Hukum terhadap Investor Pada Aplikasi Investasi Saham Berbasis Online. Jurnal Syntax Admiration, 4(12), 2458-2469.

Sutarni, N. (2022). Urgensi Penerapan Online Dispute Resolution terhadap Penyelesaian Sengketa Perdagangan Elektronik Ditinjau dari Teori Economic Analysist of Law. Jurnal Privat Law, 10(1), 153-167.

Wati, T. (2023). Kekuatan Hukum dan Aspek Keamanan Dalam Tanda Tangan Elektronik. Journal Sains Student Research, 1(1), 752-762.

Widiawati, N. (2022). Kekuatan Pembuktian Alat Bukti Elektronik dalam Peradilan Pidana E-Litigasi Berlandaskan Nilai Keadilan (The Power of Proving Electronic Evidence in E-Litigation Criminal Justice Based on the Value of Justice) (Doctoral dissertation, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya).

Winarta, F. H. (2022). Hukum Penyelesaian Sengketa Arbitrase Nasional Indonesia dan Internasional: Edisi Kedua. Sinar Grafika.

Yadi, D. K., Sood, M., & Martini, D. (2022). Perlindungan Hukum Bagi Para Pihak Dalam Transaksi E-Commerce Menurut Tata Hukum Indonesia. Commerce Law, 2(1).

Downloads

Published

2025-01-27

How to Cite

The Dispute Resolution Revolution: A Civil Law Analysis of Online Dispute Resolution (ODR) Mechanisms. (2025). Ipso Jure , 1(12), 32-45. https://doi.org/10.62872/rfr3fg70

Similar Articles

31-40 of 113

You may also start an advanced similarity search for this article.