Analysis of Criminal Liability for Perpetrators of Persecution Based on Criminal Theory (Study of Decision Number 96/Pid.B/2018/PN.Kwg)
DOI:
https://doi.org/10.62872/bkravr35Keywords:
Criminal Liability, Criminal Theory, Persecution CaseAbstract
This study examines criminal liability and judicial considerations in cases of persecution in Indonesia, focusing on Decision Number 96/Pid.B/2018/PN.Kwg. Using a normative juridical approach, it analyzes relevant legal provisions, particularly Articles 49 and 351 of the Indonesian Criminal Code. The case involves Nurhidayat, who assaulted the victim, Fahrul, during a dispute over motorcycle credit repayment. The research investigates the form of criminal responsibility for the crime of persecution and the judge's reasoning in sentencing the defendant. The findings show that the Karawang District Court's decision did not fully align with justice and legal certainty principles. Nurhidayat was sentenced to three years in prison, despite mitigating factors such as his remorse, cooperative attitude, and role as the family’s breadwinner. The study concludes that the court’s decision did not adequately consider the juridical and non-juridical aspects, resulting in a sense of injustice for both the victim and the defendant. This research recommends that judges, when determining sanctions, should consider the proportionality of the crime and account for all aspects of justice. This would ensure that decisions better reflect fairness and provide clearer legal certainty, aligning with the principles of justice, legal certainty, and the protection of citizens' rights in the criminal justice system.
Downloads
References
Agung, A. A. G., Dewi, A. A. S. L., & Widyantara, I. M. M. (2021). Perlindungan hukum terhadap pelaku pembunuhan begal atas dasar pembelaan terpaksa. Jurnal Interpretasi Hukum, 2(1), 1-7.
Andini, B. S. G. (2023). Pertanggungjawaban Pidana Terhadap Anak Sebagai Pelaku Penganiayaan Secara Bersama-Sama Mengakibatkan Luka Berat (Doctoral dissertation, Universitas Atma Jaya Yogyakarta).
Erdisy, I. F. (2020). Tindak Pidanapenyalahgunaan Data Pribadi Orang Lain Pada Peminjaman Online. Jurnal Hukum Legalita, 2(2), 148-169.
Hanifah, I. (2020). Kebijakan Perlindungan Hukum Bagi Pekerja Rumah Tangga Melalui Kepastian Hukum. Jurnal Legislasi Indonesia, 17(2), 193-208.
Harefa, N. S. K., Manik, G. K., Marpaung, I. K. Y., & Batubara, S. A. (2020). Dasar Pertimbangan Hakim terhadap Tindak Pidana Korupsi yang Dilakukan oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS): Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Medan Nomor: 73/Pid. Sus-TPK/2018/PN. Mdn. SIGn Jurnal Hukum, 2(1), 30-42.
Herlambang, Y. T. (2021). Pedagogik: Telaah kritis ilmu pendidikan dalam multiperspektif. Bumi Aksara.
Kristianingsih, K., Putri, L. E., & Astiqmalia, N. (2020). Politik hukum agraria dalam penyelesaian ganti rugi pengadaan tanah untuk kepentingan umum. Fairness and Justice: Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum, 18(2), 67-77.
Laia, F., & Laowo, Y. S. (2022). Pembuktian Tindak Pidana Percobaan Pembunuhan. Jurnal Panah Keadilan, 1(2), 79-98.
Mansor, M. S. (2024). Peranan Pemerintah Islam dalam Sistem Negara Moden untuk Menerapkan Nilai Moral Islam: Daripada Penguat Kuasa ke Pemudah Cara: The Role of Islamic Government in the Modern State System to Implement Islamic Moral Values: From Enforcer to Facilitator. TAFHIM: IKIM Journal of Islam and the Contemporary World, 17(1), 115-147.
MAHESA, A. R. (2023). Penegakan Hukum Terhadap Tindak Pidana Penipuan Jual Beli Online (E-Commerce) Di Kota Yogyakarta.
Malau, P. (2023). Studi Komparasi Pasal 49 KUHP (WvS Ned) terhadap Rancangan Undang-Undang KUHP Nasional.
Parasdika, A. (2021). Penerapan Keadilan Restoratif Terhadap Tindak Pidana Penganiayaan (Pasal 351 Ayat (1) KUHP) Ditinjau Dari Peraturan Kejaksaan Nomor 15 tahun 2020 (Doctoral dissertation, Hukum).
Rusmana, N. (2021). Penerapan Asas Legalitas Dalam Pemidanaan Bagi Pelaku Tindak Pidana Pencabulan Terhadap Anak (Doctoral dissertation, PERPUSTAKAAN PASCASARJANA).
Santika, I. G. N. (2023). Kedudukan Pancasila dalam Peraturan Perundang-Undangan di Indonesia. IJOLARES: Indonesian Journal of Law Research, 1(2), 47-51.
Siahaan, M. (2022). Hukum Acara Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (edisi kedua). Sinar Grafika.
Sihole, A. S. (2021). Pertanggungjawaban Pidana Korporasi Dalam Tindak Pidana Pencucian Uang (STUDI PUTUSAN NOMOR: 60/PID. SUS-TPK/2016/PN. BGL) (Doctoral dissertation, Hukum).
Sunarso, H. S., Sh, M. H., & Kn, M. (2022). Viktimologi dalam sistem peradilan pidana. Sinar Grafika.
Tallaut, L. J., & Adhari, A. (2022). Kepastian Hukum Penerapan Kriteria Kewenangan Penyidikan Perkara Tindak Pidana Korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia. Jurnal Analisis Hukum, 5(1), 26-39.
Tamara, N. (2021). Demokrasi di era digital. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Yunita, S., & Dewi, D. A. (2021). Urgensi Pemenuhan Hak dan Kewajiban Warga Negara Dalam Pelaksanaannya Berdasarkan Undang-Undang. De Cive: Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan, 1(12), 429-436.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rikal Lesmana, Ade Maman, Tri Setiady (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






