Legal Analysis Of Franchise Agreements In The Culinary Sector Based On The Regulation Of The Minister Of Trade In Indonesia

Authors

  • Rakhmad Wiwit Dianto Universitas Dr. Soetomo Surabaya Author
  • Nur Handayati Universitas Dr. Soetomo Surabaya Author
  • M. Syahrul Borman Universitas Dr. Soetomo Surabaya Author

DOI:

https://doi.org/10.62872/n13y2a39

Keywords:

Legal Certainty, Civil, Franchise Agreement

Abstract

This study analyzes the legal aspects of franchise agreements in the culinary sector based on the Regulation of the Minister of Trade No. 71 of 2019. Franchising as a rapidly growing business model in Indonesia presents legal challenges related to contract transparency, legal certainty, and the balance of rights and obligations between franchisors and franchisees. This study uses a normative legal approach by analyzing laws and regulations, legal doctrines, and franchise business practices in Indonesia. The results of the study show that although the regulation has provided a clear legal framework, its implementation still faces obstacles, especially in the aspect of supervision and understanding of business actors regarding their rights and obligations. The franchisor has protection over intellectual property rights and operational control, while the franchisee is guaranteed through the franchisor's obligation to provide technical support and training. However, weak supervision and lack of legal education for franchisees still cause unfair practices in franchise agreements. Dispute resolution through arbitration is preferable to litigation because it is faster and more flexible, but cost constraints and procedural understanding are still major obstacles. Therefore, it is necessary to strengthen regulations, increase supervision, and legal education for business actors so that franchise agreements can run more transparently, fairly, and provide legal certainty for all parties involved..

Downloads

Download data is not yet available.

References

Legislative Regulations

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata);

Undang-Undang No. 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan;

Peraturan Menteri Perdagangan No. 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Waralaba;

Undang-Undang No. 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa;

Undang-Undang No. 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis;

Peraturan Pemerintah No. 42 Tahun 2007 tentang Waralaba;

Undang-Undang No. 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

Journal

Adrian Sutedi, S. H. (2024). Hukum perizinan dalam sektor pelayanan publik. Sinar Grafika.

Arifin, M. (2020). Membangun Konsep Ideal Penerapan Asas Iktikad Baik Dalam Hukum Perjanjian. Jurnal Ius Constituendum, 5(1), 66–82.

Aryani, C. (2021). Reformulasi Sistem Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan Melalui Penerapan Omnibus Law. Jurnal USM Law Review, 4(1), 27–48.

Avianissa, D. F., & Priyono, E. A. (2023). Konsekuensi Yuridis Disharmoni Perjanjian Baku Sel-Sel Cheese Tea Kramat Jati Dengan Regulasi Franchise Di Indonesia. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 5(1), 29–46.

Azzahra, N. T., & Lie, G. (2024). ANALISIS HUKUM SENGKETA PERJANJIAN WARALABA DI INDONESIA: KASUS PT MYSALON INTERNATIONAL DENGAN RATNASARI LUKITANINGRUM. Multilingual: Journal of Universal Studies, 4(4), 159–171.

Farida, I. (2021). Klausul-Klausul Dalam Perjanjian Franchise Terhadap Pihak Yang Berat Sebelah. Law, Development and Justice Review, 4(2), 218–233.

Fatnisary, R. (2021). Perjanjian Kawin Selain Mengenai Harta Perkawinan Berdasarkan Asas Kebebasan Berkontrak (Studi Banding Dengan Negara Amerika Serikat). Indonesian Notary, 3(1), 35.

Gumanti, R. (2022). Kajian Filsafat Ilmu Asas Kebebasan Berkontrak Pada Pelaksanaan Standart Contract Pada Kontrak-Kontrak Perdata Di Indonesia. Jurnal Al Himayah, 6(2), 95–124.

Hariyani, I., Serfiyani, C. Y., & Purnomo, R. S. D. (2024). Hak Kekayaan Intelektual Sebagai Jaminan Kredit. Penerbit Andi.

Kamani, N. K. M. L., & Khaerunnisa, V. (2023). Analisis Hukum Hak Kekayaan Intelektual dalam Kasus Kontroversi Geprek Bensu dan Ruben Onsu: Perlindungan Hak Cipta dan Hak Merek dalam Industri Kuliner dan Hiburan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 28586–28597.

Kosasih, J. I., & Sh, M. (2021). kausa yang halal dan kedudukan bahasa Indonesia dalam hukum perjanjian. Sinar Grafika (Bumi Aksara).

Kountul, E. I. M. (2024). TRANSFORMASI SISTEM HUKUM ANGLO-SAXON DALAM PRAKTIK BISNIS WARALABA (FRANCHISE) DI INDONESIA. LEX ADMINISTRATUM, 12(5).

Law, P. (2020). Urgensi Omnibus Law Dalam Percepatan Reformasi Regulasi Dalam Perspektif Hukum Progresif. Jurnal Penelitian Hukum De Jure, 20(2), 233–244.

Meiyona, U. R., Asfia, H., & Karami, Q. (2021). IMPLEMENTASI FUNGSI PERATURAN WALIKOTA NO. 79 TAHUN 2010 TENTANG PEMBATASAN USAHA WARALABA MINIMARKET DI KOTA YOGYAKARTA (STUDI KEBERADAAN USAHA INDOMART DAN ALFAMART DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA). JOURNAL EQUITABLE, 6(2), 86–102.

Nasaruddin, N., & Erwin, Y. (2023). Implementasi Asas Keseimbangan Dalam Perjanjian Baku Untuk Mewujudkan Keadilan bagi Para Pihak. Journal Law and Government, 1(1), 17–40.

Parera, A. (2022). Perlindungan Hukum Bagi Pemegang Polis Akibat Wanprestasi Terkait Dengan Perjanjian Baku Dalam Polis Asuransi Jiwa. Penerbit Andi.

Pasaribu, P., & Zulfa, E. A. (2021). Akibat Hukum Identitas Palsu Dalam Akta Perjanjian Kredit Yang Melibatkan Pihak Ketiga Pemberi Jaminan. Jurnal USM Law Review, 4(2), 535–546.

Rachmatullah, G. A. (2024). Asas Keseimbangan Dalam Perjanjian Kredit Benda Produktif (Grab Mobil). Jurnal Restorative Justice, 8(2), 150–173.

Ridha, I. (2023). PELAKSANAAN PERJANJIAN FRANCHISE RUN RUN SIGNATURE DRINK DI PROVINSI RIAU. Journal of Sharia and Law, 2(3), 858–873.

Santoso, M. (2024). Asas Keseimbangan Dalam Perjanjian Bisnis Franchise. Notary Law Research, 6(1), 136–147.

Sari, F. P., Setiawan, P. A. H., & Nurmawati, B. (2024). Alternatif Penyelesaian Sengketa. MEGA PRESS NUSANTARA.

Situmeang, T., Jayadi, H., & Setiawan, L. (2024). PENERAPAN ASPEK KEPASTIAN HUKUM DALAM PERJANJIAN LISENSI DAN WARALABA PADA PUTUSAN NOMOR 394/Pdt. G/2010/PN. Jkt. Sel. Honeste Vivere, 34(1), 137–152.

Suhada, D. I., Rahmadani, D. R., Rambe, M., Fattah, M. A. F., Hasibuan, P. F., Siagian, S., & Wulandari, S. (2022). Efektivitas Para Pelaku Ekonomi dalam Menunjang Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(10), 3201–3208.

Suprapto, Y., Herman, H., Fiona, F., Yovanka, K., & Vincent, T. (2023). Analisis Strategi Pemasaran Global (Global Marketing) Perusahaan McDonald’s Di Pasar Indonesia. Jurnal Mirai Management, 8(1), 169–177.

Suyanto, S., Tanaya, O., Wibowo, J. M., & Astanto, T. J. (2022). Bisnis Internasional: Strategi dan Tantangan Kontemporer.

Tangkuman, E. J., Tangkere, I. A., & Lengkong, N. (2023). Berakhirnya Perjanjian Internasional Ditinjau Dari Konvensi Wina 1969 Tentang Perjanjian Internasional. Lex Privatum, 12(1).

Wahyudiono, W., Maria, W., & Aminatuzzurho, A. (2019). MANAJEMEN UMKM Orientasi Peran Stakeholder Dalam Membangun Daya Saing UMKM. Putra Media Nusantara Surabaya.

Downloads

Published

2025-06-30

How to Cite

Legal Analysis Of Franchise Agreements In The Culinary Sector Based On The Regulation Of The Minister Of Trade In Indonesia. (2025). Ipso Jure , 2(5), 45-55. https://doi.org/10.62872/n13y2a39

Similar Articles

21-30 of 112

You may also start an advanced similarity search for this article.