Recognition and Protection of Indigenous Peoples in Public Policy: Analysis of the Implementation of National Regulations
DOI:
https://doi.org/10.62872/ys4n4p72Keywords:
Indigenous Peoples, Customary Rights, Public Policy, National Regulations, Legal Implementation, Legal ProtectionAbstract
Indigenous peoples are social groups with a long history, distinctive culture, and deep ties to their ancestral territories. In Indonesia, the recognition and protection of indigenous peoples has been normatively guaranteed through various legal instruments, ranging from the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia to a number of sectoral laws and regulations. However, the implementation of these regulations in public policy practice still faces various structural, institutional, and cultural challenges. This article aims to analyze in depth the extent to which national regulations have provided real protection for indigenous peoples and to identify the obstacles that cause gaps between legal norms and realities on the ground. This research uses a normative juridical method with a legislative and conceptual approach, supplemented by empirical studies in the form of literature studies of various court decisions, reports from national and international institutions, and previous research. The results show that although the formal legal framework is quite comprehensive, its implementation is still hampered by unmanaged legal pluralism, weak synchronization between state institutions, minimal participation of indigenous peoples in the legislative process, and the hegemony of economic growth-based development that often sacrifices indigenous rights. This article concludes the need for comprehensive policy reform, including the creation of specific laws for indigenous peoples, strengthening of mentoring institutions, and the active involvement of indigenous peoples in every stage of public policy.
Downloads
References
Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN). Laporan Status Hutan Adat Indonesia 2022. Jakarta: AMAN, 2023.
Badan Pusat Statistik. Hasil Sensus Penduduk 2020: Profil Keberagaman Indonesia. Jakarta: BPS, 2021.
Bushar Muhammad. Pokok-Pokok Hukum Adat. Jakarta: Pradnya Paramita, 2006.
Bustomi, Ahmad Royhan, Derrel Azhar Sugianto, and Fardan Zidane Juniawan. "Politik Hukum dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam: Antara Kepentingan Negara dan Hak Masyarakat Adat." Hutanasyah: Jurnal Hukum Tata Negara 4.1 (2025): 89-100.
Chalid Muhammad. "Free, Prior and Informed Consent dalam Hukum Indonesia: Antara Norma dan Praktik". Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia, Vol. 4 No. 1 (2017).
Convention on Biological Diversity (Konvensi Keanekaragaman Hayati), 1992.
Damayanti, Elvira, and Daffa Arjuna Arya Putra. "Perkawinan dalam Perspektif Hukum Adat Indonesia: Ragam Sistem, Tradisi, dan Tantangan Modern." TarunaLaw: Journal of Law and Syariah 3.02 (2025): 99-116. https://doi.org/10.54298/tarunalaw.v3i02.448
Dewan Perwakilan Rakyat RI. Naskah Akademik Rancangan Undang-Undang tentang Masyarakat Hukum Adat. Jakarta: DPR RI, 2021.
Epistema Institute. Inovasi Kebijakan Daerah untuk Masyarakat Adat: Praktik Baik dari Beberapa Kabupaten di Indonesia. Jakarta: Epistema Institute, 2018.
Fitzpatrick, Daniel. "Land, Custom, and the State in Post-Suharto Indonesia: A Foreign Lawyer's Perspective" dalam Jamie S. Davidson dan David Henley (eds.), The Revival of Tradition in Indonesian Politics. London: Routledge, 2007.
Gunawan Wiradi. Reforma Agraria: Perjalanan yang Belum Berakhir. Yogyakarta: INSIST Press, 2000.
Herlambang P. Wiratraman. "Hak-Hak Konstitusional Warga Negara: Perkembangan Pasca-Amandemen Konstitusi". Jurnal Hukum dan Pembangunan, Vol. 44 No. 3 (2014).
Hutajulu, Lukas Pattrick. "Strategi Integrasi Hukum Adat dalam Sistem Hukum Nasional." HARISA: Jurnal Hukum, Syariah, dan Sosial 2.1) (2025): 124-139. https://ejournal.eddhuhacenter.com/index.php/harisa/article/view/67
Ibrahim, Johnny. Teori dan Metodologi Penelitian Hukum Normatif. Malang: Bayumedia Publishing, 2006.
ILO Convention No. 169 Concerning Indigenous and Tribal Peoples in Independent Countries, 1989.
Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC). Climate Change 2022: Impacts, Adaptation and Vulnerability. Cambridge: Cambridge University Press, 2022.
Ketetapan MPR Nomor IX/MPR/2001 tentang Pembaruan Agraria dan Pengelolaan Sumber Daya Alam.
Kirana, Ni Wayan Galuh Candra. "Pengakuan dan Perlindungan Hak Ulayat Masyarakat Hukum Adat dalam Peraturan Perundang-Undangan Indonesia." Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum 4.2 (2026): 7916-7929. https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.5858
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia. Laporan Tahunan Komnas HAM 2022: Situasi Hak Asasi Manusia di Indonesia. Jakarta: Komnas HAM, 2023.
Kusumawarni, Baiq Amilia. "Pluralisme Hukum Dalam Praktik Penerapan Hukum Internasional Di Indonesia: Kajian Terhadap Hubungan Hukum Internasional Dan Hukum Nasional." Unizar Recht Journal (URJ) 1.4 (2022). https://urj.unizar.ac.id/urj/article/view/21
Lubis, Ikhsan, et al. "Integrasi hukum adat dalam sistem hukum agraria nasional: Tantangan dan solusi dalam pengakuan hak ulayat." Tunas Agraria 8.2 (2025): 143-158. https://doi.org/10.31292/jta.v8i2.401
Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. "Perkembangan Hak Masyarakat Adat dalam Hukum Indonesia". Jurnal Konstitusi, Vol. 10 No. 2 (2013).
Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. Putusan Nomor 35/PUU-X/2012 tentang Pengujian Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan.
Maria S.W. Sumardjono. Kebijakan Pertanahan: Antara Regulasi dan Implementasi. Jakarta: Kompas, 2005.
Marzuki, Peter Mahmud. Penelitian Hukum, Edisi Revisi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2014.
Moniaga, Sandra. "Hak-Hak Masyarakat Adat dan Masalah serta Kelestariannya" dalam Anton Lucas dan Carol Warren (eds.), Land for the People: The State and Agrarian Conflict in Indonesia. Athens: Ohio University Press, 2013.
Myrna A. Safitri dan Tristam Moeliono (eds.). Hukum Agraria dan Masyarakat di Indonesia: Studi tentang Tanah, Kekayaan Alam, dan Ruang di Masa Kolonial dan Desentralisasi. Jakarta: HuMa, van Vollenhoven Institute, dan KITLV-Jakarta, 2010.
Nababan, Abdon. "Pemetaan Partisipatif: Hak Masyarakat Adat atas Wilayahnya". Jurnal Wacana, Vol. 15 No. 2 (2013).
Noer Fauzi Rachman. Land Reform dari Masa ke Masa: Perjalanan Kebijakan Pertanahan Indonesia 1945-2009. Yogyakarta: Tanah Air Beta, 2012.
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.32/Menlhk-Setjen/2015 tentang Hutan Hak.
Prasojo, Hermawan, and Syarafina Dyah Amalia. "Konstitusi Redistributif dan Upaya Reformasi Keadilan Sosial di Indonesia." Rechtsnormen Jurnal Komunikasi dan Informasi Hukum 4.1 (2025): 60-72. https://doi.org/10.56211/rechtsnormen.v4i1.1158
Rahardjo, Satjipto. Ilmu Hukum. Bandung: Citra Aditya Bakti, 2012.
Ramadan, Rizky. "HUKUM PIDANA ADAT DI TENGAH MODERNISASI: RELEVANSI, TANTANGAN, DAN INTEGRASI DALAM SISTEM NASIONAL." Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik 3.1 (2026): 832-841. https://doi.org/10.61722/jmia.v3i1.8228
Riza Primahendra, dkk. Kebijakan Perlindungan Masyarakat Adat di Era Desentralisasi: Kajian 10 Kabupaten. Jakarta: Epistema Institute, 2014.
Roziqin, Roziqin, Muhammad Hakim, and Dimyati Dimyati. "Kepastian Hukum Pengaturan Hak Atas Tanah Dalam Pluralisme Hukum." Journal de Facto 11.1 (2024): 135-145. https://doi.org/10.36277/jurnaldefacto.v11i1.228
Salsabilla, Rizky Winda, Ananda Mulia Putri Maharani, and Haniy Alhafizah. "Melindungi Kehidupan Masyarakat Hukum Adat dalam Konteks Pengaturan Pertambangan Mineral dan Batubara: Perspektif FPIC Indonesia dan Filipina." Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia 10.2 (2024): 245-288. https://doi.org/10.38011/jhli.v10i2.876
Smith, Rhona K.M., dkk. Hukum Hak Asasi Manusia. Yogyakarta: PUSHAM UII, 2008.
Soekanto, Soerjono dan Sri Mamudji. Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2015.
Soetijono, Irwan Kurniawan, Nur Amaliah Ranie, and Dominikus Rato. "Pengakuan Konstitusional Hak Masyarakat Adat Atas Sumber Daya Alam di Indonesia." KUNKUN: Journal of Multidisciplinary Research 2.1 (2025): 75-93. https://ejournal.mediakunkun.com/index.php/kunkun/article/view/259
Sugianto, Gianinda Audrine. "Implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi Terhadap Penguatan Hak Masyarakat Adat Atas Tanah Dan Sumber Daya Alam." Justicia Sains: Jurnal Ilmu Hukum 10.1 (2025): 46-67. https://doi.org/10.24967/jcs.v10i1.3571
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 140).
Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 167).
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1960 Nomor 104).
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1967 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Kehutanan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1967 Nomor 8).
Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 7).
United Nations. United Nations Declaration on the Rights of Indigenous Peoples. New York: United Nations, 2008.
Wahyu Wagiman, dkk. Kriminalisasi Pejuang Hak Masyarakat Adat: Tren dan Pola. Jakarta: Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, 2019.
Yance Arizona. Konstitusionalisme Agraria. Yogyakarta: STPN Press, 2014.






