Protection of Indigenous Peoples' Rights: A Legal Review of Local Wisdom-Based Natural Resource Management

Authors

  • Henny Saida Flora Universitas Katolik Santo Thomas Author
  • Deassy J.A. Hehanussa Universitas Pattimura Author
  • Fathullah Fathullah Universitas Primagraha Serang (UPG) Author

DOI:

https://doi.org/10.62872/ssfx3e42

Keywords:

Indigenous Communities, Local Wisdom, Natural Resources, Customary Rights, Customary Law, Ecological Justice

Abstract

This article examines the protection of indigenous peoples' rights in local wisdom-based natural resource management in Indonesia from the perspective of national and international law. This research is normative in nature, using legislative, conceptual, and historical approaches. The results show that although the national legal framework has recognized customary rights and local wisdom of indigenous peoples, its implementation still faces significant structural, institutional, and normative obstacles. Overlapping regulations between forestry, mining, plantation, and agrarian laws often harm the rights of indigenous peoples. On the other hand, international legal instruments such as ILO Convention No. 169 and the United Nations Declaration on the Rights of Indigenous Peoples (UNDRIP) provide minimum standards of protection that have not been fully adopted by the Indonesian legal system. This article concludes that there is a need for regulatory harmonization, the establishment of specific laws for indigenous peoples, and the strengthening of indigenous institutions in natural resource management to realize ecological justice and sustainable environmental governance rooted in local wisdom values.      

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afiff, Suraya dkk. "Litigasi sebagai Strategi Perjuangan Masyarakat Adat: Pembelajaran dari Pengalaman". Jurnal Hukum dan Pembangunan, Vol. 49 No. 2. 2019.

Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN). Laporan Tahunan 2022: Kondisi Masyarakat Adat Indonesia. Jakarta: AMAN, 2022.

Arizona, Yance. "Peta Perundang-undangan tentang Masyarakat Adat di Indonesia". Epistema Institute Working Paper No. 01/2013. Jakarta: Epistema Institute, 2013.

Convention on Biological Diversity. Rio de Janeiro, 5 June 1992, 1760 UNTS 79.

Coombe, Rosemary J. "The Recognition of Indigenous Peoples' and Community Traditional Knowledge in International Law". 84 St. Thomas Law Review 385. 2001.

Farina, Thea, et al. "Pengakuan dan perlindungan hutan adat dalam mewujudkan hak masyarakat hukum adat di Provinsi Kalimantan Tengah." UNES Law Review 6.3 (2024): 9377-9389. https://doi.org/10.31933/unesrev.v6i3.1852

Harsono, Boedi. Hukum Agraria Indonesia: Sejarah Pembentukan Undang-Undang Pokok Agraria, Isi dan Pelaksanaannya. Jakarta: Djambatan, 2008.

Hayati, Tri. "Rezim Hukum Pengelolaan Sumber Daya Alam: Menuju Konsep Pengelolaan Sumber Daya Alam yang Berkeadilan". Disertasi, Universitas Indonesia, 2012.

Ibrahim, Johnny. Teori dan Metodologi Penelitian Hukum Normatif. Malang: Bayumedia Publishing, 2007.

ILO Convention No. 169 concerning Indigenous and Tribal Peoples in Independent Countries. Adopted 27 June 1989, entered into force 5 September 1991.

Kirana, Ni Wayan Galuh Candra. "Pengakuan dan Perlindungan Hak Ulayat Masyarakat Hukum Adat dalam Peraturan Perundang-Undangan Indonesia." Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum 4.2 (2026): 7916-7929. https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.5858

Limbong, Bernhard. Masyarakat Adat dan Implementasi Hukum. Jakarta: Margaretha Pustaka, 2012.

Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. Putusan Nomor 35/PUU-X/2012, tanggal 16 Mei 2013.

Manurung, Marzuki, et al. "POLITIK DAN RITUAL DALAM MASYARAKAT ADAT." Jurnal Analisis Keuangan dan Manajemen 10.1 (2026). https://journal.fexaria.com/j/index.php/jakm/article/view/887

Marzuki, Peter Mahmud. Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2016.

Moniaga, Sandra. "Hak-Hak Masyarakat Adat dan Masalah Serta Kelestarian Lingkungan Hidup di Indonesia" dalam Sandra Moniaga dan Noer Fauzi (ed.), Hak-Hak Masyarakat Adat: Dari Teori ke Praktek. Jakarta: ELSAM, 1993.

Mubarok, Asnawi, et al. "Perlindungan hak atas tanah masyarakat adat di era otonomi daerah: Tantangan dan peluang." Almufi Jurnal Sosial Dan Humaniora 1.2 (2024): 69-77. https://doi.org/10.63821/ash.v1i2.291

Mulyati, Suci. "KEBIJAKAN HUKUM SUMBER DAYA ALAM: PERSPEKTIF EKONOMI, KEARIFAN LOKAL DAN TRANSENDENTAL." Al-Ittihad: Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam 11.2 (2025): 67-82. https://doi.org/10.61817/ittihad.v11i2.270

Mustofa, Ragil, and Anita Anita. "Implikasi Hak Atas Tanah Masyarakat Adat dalam Penyelenggaraan Kegiatan Pertambangan Minerba di Indonesia." Jurnal Jendela Hukum 12.2 (2025): 123-139. https://doi.org/10.24929/jjh.v12i2.4665

Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nomor 18 Tahun 2019 tentang Tata Cara Penatausahaan Tanah Ulayat Kesatuan Masyarakat Hukum Adat.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 52 Tahun 2014 tentang Pedoman Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat.

Peraturan Presiden Nomor 88 Tahun 2017 tentang Penyelesaian Penguasaan Tanah dalam Kawasan Hutan.

Rachman, Noer Fauzi. Land Reform dari Masa ke Masa. Yogyakarta: Tanah Air Beta, 2012.

Sari, Reni Fatmala, Sapto Hermawan, and Andina Elok Puri Maharani. "Kepastian Hukum Hak Atas Tanah Masyarakat Adat Suku Anak Dalam Di Kawasan Hutan." National Conference on Applied Business, Education, & Technology (NCABET). Vol. 2. No. 1. 2022. DOI Issue : 10.46306/ncabet.v2i1

Soekanto, Soerjono dan Sri Mamudji. Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2015.

Soetijono, Irwan Kurniawan, Nur Amaliah Ranie, and Dominikus Rato. "Pengakuan Konstitusional Hak Masyarakat Adat Atas Sumber Daya Alam di Indonesia." KUNKUN: Journal of Multidisciplinary Research 2.1 (2025): 75-93. https://ejournal.mediakunkun.com/index.php/kunkun/article/view/259

Sutiari, Desak Ketut, Susalman Moita, and Wa Kuasa Baka. "Pengelolaan Sumber Daya Alam Pesisir Dengan Kearifan Lokal Di Beberapa Wilayah Indonesia." Bakti Cendekia 1.2 (2024): 69-76. https://jurnal.ichisultra.or.id/index.php/bakticendekia/article/view/6

The Nagoya Protocol on Access to Genetic Resources and the Fair and Equitable Sharing of Benefits Arising from their Utilization to the Convention on Biological Diversity. Nagoya, 29 Oktober 2010.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2013 tentang Pengesahan Protokol Nagoya.

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 140.

Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 167.

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1960 Nomor 104.

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1994 tentang Pengesahan Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai Keanekaragaman Hayati.

Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 7.

United Nations Declaration on the Rights of Indigenous Peoples (UNDRIP). GA Res. 61/295, UN Doc. A/RES/61/295, 13 September 2007.

Vindy, Alfons, and Aryo Subroto. "Efektivitas Hukum Adat Sasi Dalam Pelestarian Sumber Daya Alam Pada Masyarakat Ambon: The Effectiveness of Sasi Customary Law in Preserving Natural Resources in the Ambon Community." Dialogia Iuridica 15.2 (2024): 078-099. https://doi.org/10.28932/di.v15i2.8432

Downloads

Published

2026-05-26

Issue

Section

Articles

How to Cite

Protection of Indigenous Peoples’ Rights: A Legal Review of Local Wisdom-Based Natural Resource Management. (2026). Journal of Adat Recht, 3(1), 1-12. https://doi.org/10.62872/ssfx3e42

Similar Articles

11-20 of 44

You may also start an advanced similarity search for this article.